Orang Tua Millenial Wujudkan Kesehatan Keluarga



Generasi yang lahir di tahun 1990 sering disebut generasi millenial. Generasi yang hidup di era perkembangan teknologi yang semakin maju. Gadget merajalela. Pada Temu Blogger Kesehatan dalam Rangka Hari Ibu yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan RI (22/12/2018) di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann Bandung, diisi oleh beberapa narasumber salah satunya yang menarik saya adalah paparan oleh dr. Widya bahwa pengguna gadget di Indonesia sudah mencapai setengah penduduknya. Itu baru ditilik dari sisi pengguna belum lagi satu pengguna ada yang bisa memiliki lebih dari satu gadget atau misalnya memiliki dua hp.

Kemajuan teknologi ini ibarat dua mata pisau. Ada dampak positif, ada dampak negatif. Dampak negatif yang menjadi tantangan orang tua adalah terkait pornografi.
“98% ternyata anak-anak sudah terpapar konten pornografi,” kata dr. Eni Gustina.

Di slide presentasi pun tertera data bahwa Remaja Indonesia usia 10-24 tahun sudah mencapai 62 juta (30,3% dari total penduduk Indonesia)




 Saya semakin dalam memperhatikan. Menyelami. Sambil terlintas bayangan adik-adik bahkan diri saya sendiri ketika berada di masyarakat. Melihat hubungan antar jenis remaja yang kadang sudah tidak ada kecanggungan dan kondisi sibuk dengan gawai masing-masing. Penyebab pornografi kembali disebutkan, tidak lain berasal dari Gadget! Wah, ini adalah PR saya yang dari dulu diamanahkan suami. Lagi-lagi gadget. Di sisi lain saya bisa mendapatkan berbagai informasi bahakan untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah bahkan rumah tangga, sesekali mengintip internet untuk urusan resep perdapuran. Ternyata dampak negatifnya begitu membuat bergidik.




Saya kembali menuliskan catatan dari dr. Eni, “Adiksi pornografi lebih berbahaya daripada adiksi narkoba/alkohol. Adiksi narkoba/alkohol akan merugikan diri sendiri. Namun adiksi pornografi bisa merugikan orang lain juga. Namun bukan berarti narkoba.alkohol itu hal yang baik.”

Di sinilah peran orang tua. Ayah dan juga ibu diperlukan beriringan, bergandengan tanga. Ibu tidak melulu mengurus dapur. Ayah tidak melulu mengurus pemasukan.

Dulu sewaktu masih dalam masa kehamilan, saya pernah mengikuti kelas hamil di bidan desa. Ternyata itu dipaparkan lagi di acara Kemenkes hari ini.Ada sebutan desa siaga, ada juga sebutan ayah siaga. Desa siaga mengajarkan suami siaga. Suami siaga mengajarkan istrinya.

Dalam mewujudkan kesehatan keluarga diperlukan juga ilmu pengetahuan. Melalu pendidikan misalnya. Ayah maupun ibu. Laki-laki maupun perempuan. Memiliki kesamaan hak untuk memperoleh pendidikan.

Namun sayangnya di beberapa daerah masih saja ada isu membedakan gender yang memprihatinkan. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang narsum,  di suatu daerah di Papua, kehidupan wanitanya terbelakang bahkan untuk soal makanan saja suami lebih diunggulkan/didahulukan daripada istri.

Orang tua, baik ayah maupun ibu mempunyai peranan dalam mewujudkan kesehatan keluarga





Komentar

  1. salam kenal, kesehatan keluarga memang tidak menyangkut fisik juga psikis semoga kita dapat menjaga kesehatan keluarga.

    BalasHapus
  2. Syetujuuu, orang tua jaman sekarang bersaing sengit dengan gadget ya teh... jd emang dibutuhkan pendidikan manajemen gadget dr ortu ke anak - disamping pendidikan formal (sekolah) dan pendidikan seks... Kalo nggak gitu, anak2 nggak 'memainkan' gadget lagi, tapi malah 'dipermainkan' gadget. .

    BalasHapus
  3. Ya, baru kerasa ya ternyata ngurus anak itu susah padahal dulu pas remaja susah banget diurusin ortu *ngaca dulu huhu..

    BalasHapus
  4. Kesetaraan gender memang kajian yg never ending. Andai semua paham n bener2 mengaji pasti tahu apa yang kudu dilakukan 😉

    BalasHapus
  5. Wah teh, ikutan acara kemenkes juga yaa. Serunya kita jadi tahu kalau yang namanya kesetaraan gender juga ada dibidang kesehatan.

    BalasHapus
  6. setuju mbak, orang tua harus berperan utama dalam melindungi anak-anak dari bahaya pornografi dan harus cerdas dalam memantau gadget anak-anak

    BalasHapus
  7. Aku juga ikut acara ini loh Teh
    Seru yaa bisa dapetin banyak ilmu di acara ini

    BalasHapus
  8. teh duduk sebelah mana?kita bareng ternyata ini hihihi

    BalasHapus
  9. Peranan orang tua memang penting banget ya teeh dalam menentukan kepribadian anak..

    BalasHapus
  10. acara shairng kayak gini bikin kita makin memperluas wawasan dalam hal pengasuhan ya (utamanya)

    BalasHapus
  11. Semakin banyak kemudahan semakin banyak kewaspadaan. PR besar juga untuk saya loh teh, agar si kecil bisa tetap terjaga dari paparan gadget. Thankyou untuk sharingnya 🤗

    BalasHapus

Posting Komentar