Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Diary Pernikahan Bagian 5 - Istikharah Cinta

Gambar
Istikharah cinta dalam hening sujud mengalun sebening-bening doa menyisir semua rasa pada jiwa yang tengah bertanya Istikharah cinta mengalir menitik mengaksara menjadi bait-bait tanda yang hadir menyelimuti jiwa teduh syahdu tak bergoyah "Setiap kita punya hati, dan di dalamnya nurani kita terus bergelatar menyuarakan  pesan Ilahi. Permasalahanya kemudian adalah bisa tidaknya pesan nurani  itu bergerak keluar menembus dinding hati lalu terdengar. Sering kali ia hanya berbisik. Tak jelas, atau bahkan terbungkam. Itu karena karat-karat dosa menjerujinya.  Kemudian, setiap suara hati hanya mampu menggetarkan jeruji-jeruji itu.  Hingga seringkali kita mengira suatu bisikan sebagai suara hati, padahal itu adalah geretak jeruji dosa dan palang-palang nafsu. Nurani yang berbisik, menyakiti hawa nafsu yang mengungkungnya. Lalu hawa nafsu itu berteriak nyaring. Dan dialah yang kita dengar." -Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A. Fillah- Jawaban itu masih men