Apa kabar semesta? (4)



 

berdiri pada lembar kalender baru
titis titis langit jatuh membumi
gerecaknya merembes tiap nadi
menembus hingga lubuk hati
begitu jendela terbuka
sebu geliat aroma tanah basah
gamit lengan
sungging kerling
seakan mengajak berdansa
sesumir senyummu
manis
kita mulai melangkah
ke manakah?

 

TS
Bdg, 07012015

Komentar

  1. ini puisi apa pantun..
    apa aja boleh kwkkwwk

    BalasHapus
  2. Keren kak,
    Salam kenal
    Coba kunjungi blogku dong kuceloteh(dot)blogspot(dot)co(dot)id
    Thanks

    BalasHapus

Posting Komentar