Hanya untuk ALLAH



upa


Kita mungkin bisa mengelak saat orang menegur hati kita tengah menduakanNya dengan yang tak halal. Tapi, pernahkah bertanya pada nurani? Bahwa kita tengah terombang-ambing dalam kegelapan tanpa parafin?

Sepi menjuntai halangi langkah mengejar mimpi. Seolah butuh semangat untuk diri. Berdiri tegak melangkah dengan genggaman erat si 'dia'. Dia yang bukan mahram. Dia yang parasnya mengelilingi setiap sudut. Dia yang... ah, semoga kau tahu maksudku.

Hari ini aku tak bermaksud menggurui. Tapi, aku pun ingin menjadi pengingat diri sendiri.

Inna Sholati Wanusuki Wamahyaya Wamamati Lillahi Robbil 'aalamiin
Sungguh miris, jika engkau wahai teman, bersedia MATI untuk 'dia'. Sekali lagi kukatakan; Dia yang bukan mahram. Dia yang parasnya mengelilingi setiap sudut. Dia yang... ah, semoga kau tahu maksudku.

Sesungguhnya..
sholatku,
ibadahku,
hidupku,
dan matiku hanya untuk Allah.

‪#‎selfreminder‬

Komentar