Wahai Hati, Bersabarlah


"Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan."
QS. Ath Thur (51) ayat 16

Ada rasa kecewa saat apa yang sudah dikerjakan ternyata harus dirubah lagi. Mengulanginya dari awal. Menghapus noda-noda yang mewarnai si putih. Membuatnya bersih lalu menorehkan tinta kembali. Bukan sekadar memberi warna. Pun harus menatap satu demi satu nilai rupiah berbilang. Membuatnya seimbang meski 0,1 rupiah yang belum pernah kudengar cetakannya dari si BI.

Ayat itu melegakan semuanya. Seolah menampar kelenaan hati dengan kekecewaan. Mengingatkan untuk bersabar semasih Allah memberi kesempatan untuk kita bersabar. Sebelum kesabaran tidak ada artinya.

Dan banyak orang yang diuji dengan kesabaran lainnya. Apalagi mereka yang diuji ketaatannya pada Rabb namun mereka tetap sabar. Sungguh indah iman mereka, membuat diri iri kepadanya.

Ishbir...
Ishbir...
Ishbir...

Kata Abu Bakar ra, "Sangat sulit untuk bersabar, tetapi menyia-nyiakan hadiah dari kesabaran itu lebih buruk."

semangkA!!!
Semoga bisa mengamalkannya.

Komentar