Postingan

Hujan di Bumi Hijrah

Gambar
"Palupi, seragamnya mau yang panjang atau pendek?" seorang wanita paruh baya menatap gadis di seberangnya.
"Panjang apa ya, Tante?" Gadis itu menyahut sembari mengerutkan kening. Jika memilih panjang berarti seragam sekolahnya selama tiga tahun harus panjang berkerudung dan konsekuensinya di luar rumah juga harus mengenakan kerudung. Namun Palupi ingin berubah. Gemuruh di dada gadis itu semakin bising. Oh Palupi ia merasa terlalu banyak menimbun masalah di rumah bahkan dosa pada orang tua. Ia ingin berubah tapi sebenarnya masih belum siap, takut dicemooh karena tingkah masih berantakan. Lalu bagaimana dengan almarhum bapaknya yang baru beberapa bulan lalu meninggal? Doa anak shalih adalah salah satu yang bisa memberinya kebaikan.
Shalihkah diri ini? Batin Palupi berteriak. Belum ada secuil pun kebaikannya yang bisa membayar kebaikan bapak. Terlalu banyak pengorbanan beliau. Beliau meninggal tepat beberapa hari setelah mendengar kabar bahwa Palupi diterima di salah sa…

Trend E-Commerce, Survive Ala Penjual Online dan Optimasi Omzet Accurate

Gambar
Memutuskan untuk resign dan mencoba menikmati detik-detik sebagai ibu rumah tangga banyak asam manis rasa nikmatnya. Tak hanya sibuk urusan domestik, keinginan untuk produktif dan mempunyai penghasilan sendiri pun seringkali tidak bisa dielak. Setelah memutuskan resign setahun kemudian saya mencoba untuk berjualan mainan anak secara online. Kegiatan berjualan online tersebut bukan merupakan hal yang baru bagi saya, dulu saat masih tercatat sebagai karyawan swasta pun saya beberapa kali mencari peruntungan dari pintu rezeki bernama perdagangan yang dikelola secara online seperti kerudung, buku dan juga obat herbal.

Dalam perjalanannya tidak semua transaksi tercatat, pun kadang ada yang tercatat namun secara manual di kertas. Sehingga tidak jarang data tersebut terselip atau hilang. Perkembangan usaha online saya pun tidak memuaskan oleh berbagai faktor terutama dunia persaingan yang semakin semakin ketat. Akhirnya diputuskan usaha tersebut off dahulu.

Beberapa hari yang lalu saya mene…

Cara Merelaksasikan Diri dengan Colour To Life Faber Castell

Gambar
Pernah ke kampus tanpa mandi pagi? Saya pernah mengalaminya. Menjadi ibu rumah tangga yang berkutat di ranah domestik sekaligus mahasiswa semester tengah yang masih harus terus berjuang tak elak hari-hari saya  adakalanya serasa tertekan (masih belajar untuk berpositive ria). Tanpa ART, di tempat rantau jauh dari keluarga. Tugas dari dosen yang harus direvisi, begitu revisi selesai ternyata ada aja revisi lainnya (salah satu faktornya bisa jadi dari mahasiswa ini sendiri.. kamana wae kuliah teh materi-materi kayak abu ketiup angin -_-). Tugas rumah tangga seperti membereskan ruangan yang diacak-acak si kecil, baru selesai beresin ruang tengah eh kamar yang gantian diacak-acak, begitu seterusnya. Belum lagi perasaan yang gampang baper, sedikit-sedikit terhanyut duh sungguh melankolis sekale.
Jenuh. Tertekan. Lelah. Sampai pernah bergumam, “Capek Ya Allah, tapi kok rasanya belum ada apa-apanya, ya! La haula wala quwwata illa billah…” Sampai akhirnya badan serasa drop dan sudah lebih da…

Nice HomeWork 4: Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

Gambar
Minggu demi minggu akhirnya terlewati di Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Setelah beberapa pekan kemarin mudik dan NHW tergeletak hanya sempat dibaca saja. Beruntunglah ada perpanjangan waktu bagi saya untuk menyelesaikan NHW 4 ini, alhamdulillah.

Materi edisi kali ini tidak kalah spesial dengan edisi sebelumnya. Materi kali ini bertemakan “Mendidik dengan Kekuatan Fitrah”. Selain belajar tentang pendidikan anak dengan kekuatan fitrah, kemudian di NHW kami diarahkan untuk menentukan milestone yang memandu perjalanan kami dalam menjalankan misi hidup.

Ada quote menarik yang disampaikan pada NHW #4
Sekarang buatlah sejarah anda sendiri.
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.
Berikut materinya…

Program Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #4
MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH

Bunda, setelah kita memamahi bahwa salah satu alasan kita melahirkan generasi adalah untuk membangun kembali peradaban dari dalam rumah kita, maka semakin jela…