Postingan

Atmosfer Quran di Acara World Quran Hour

Gambar
World Quran Hour adalah sebuah acara yang terinspirasi dari ruh peristiwa lautan manusia yang berkumpul di Arafah. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia dan berkumpul dengan pakaian ihram putih nan suci untuk mendapatkan ridha Allah subhanahu wa ta’ala lalu Allah mengagungkan mereka yang dikehendakiNya di hadapan para malaikat. Allahu Akbar. Dari percikan ruh itulah World Quran Hour terselenggara untuk pertama kalinya pada tahun 1437H serentak di berbagai dunia. World Quran Hour bermaksud untuk menjadi pengingat diri kembali kepada Al Quran. Membaca, menghayati dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.


World Quran Hour di Indonesia diinisiasi oleh Cordoba Qur’an. Tahun ini, 1438 H World Quran Hour diadakan di Masjid Pusdai Bandung dengan tema Nation Of Compassion.
Dari media sosial saya mendapatkan info World Quran Hour terutama dari Whatsapp dan Instagram. Setelah mendapat izin suami, fix saya memantapkan diri untuk berangkat berdua dengan Hafshah yang baru berusia 3 b…

Hadiah Spesial untuk Suami

Gambar
Dia adalah pria yang dengan berani mengulurkan tangannya mengucap ijab pada wali, mengambil alih tanggung jawab terhadap seorang wanita  di pundaknya. Dia adalah pria yang tak mengusap air mata seorang wanita agar berhenti mengalir. Dia adalah pria yang menjadikan bahunya tegak ketika seorang wanita rapuh dan butuh bersandar.

Dia adalah suamiku. Seorang pria yang menerima aku apa adanya. Dia tak pernah banyak meminta menuntut memaksa seorang wanita -aku- menjadi 'istri ideal' pada umumnya. Dia adalah seorang guru yang membimbing dengan penuh kesabaran. Menuntun sebagaimana tengah memberikan uluran tangannya pada anak kecil yang baru bisa merangkak. Memberikan sentuhan kasih sayang ketika jatuh dan gagal menerpa.

Dia adalah suami yang menumbuhkan cinta dengan segenap jiwanya. Tak pernah sekalipun hardik kasar keluar dari lisannya. Tak pernah pula sebuah pukulan mengayun dari tangannya. Dia menebarkan benih kasih di sepanjang jalan kehidupan rumah tangga kami. Pada jalan yang meni…

Menggapai Puncak Gunung Guntur 6-7 Februari 2016

Gambar
Gunung Guntur yang terletak di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat tergolong sebagai gunung berapi. Gunung Guntur ini kata temen-temen senior tuh puncaknya rasa Semeru. Nanjak berbatu. Awalnya sih agak shock. Cuman karena gengsi juga kali ya *psst* kan nanjaknya bareng adik-adik tapi senior pengalaman baru kenal pula jadi ya munculin aja tuh semangat terus-terusan. Padahal mah baru beberapa langkah tanjakan ngoshngosh, berhenti sebentar, nanjak lagi ngoshngsoh. Saking banyaknya tanjakan dan persiapan yang mungkin kurang jadinya kram deh.

Baca cerita sebelumnya di sini >> Pendakian Gunung Guntur Garut

Melanjutkan cerita sebelumnya. Alhamdulillah sedikit demi sedikit kaki mulai terasa, kram mereda. Jempol ditekan-tekan sesekali betis digoyang ke kanan dan kiri. Akhirnya perjalanan pun mulai lagi meski jalannya cukup terseok karena masih berasa kakunya. Beneran deh ini Guntur tampak dari jauh itu gunungnya ngga begitu curam eh pas nanjak. Tanjak terus ngga nanggung-nanggung k…

Pendakian Gunung Guntur Garut (2.249 MDPL)

Gambar
Garut memiliki banyak keindahan alam. Salah satunya yang menjadi destinasi adalah Gunung Guntur yang merupakan salah satu gunung tertinggi di Garut, selain Papandayan dan Cikuray. Tingginya mencapai 2.249 MDPL. Yang mengesankan dari Gunung Guntur dibandingkan dengan Papandayan adalah pemandangan dari puncak Guntur lebih mempesona. Kita bisa melihat bentang kokoh gunung-gunung lainnya.

Aku merencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari. Sebelumnya hendak ikut trip bareng Mba Evrinasp. Beliau dari Bogor sedangkan aku berencana menyusul rombongan ke Garut dari Bandung. Tapi seiring berjalannya hari mikir lagi dengan budget yang ditawarkan karena Mba Ev ini perginya bareng temen-temen kantor dan ada guidenya jadi mmmm kayaknya sayang buat anak kos macam saya hehe. Ngga disangka lagi whatsappan sama Teh Lulu eh malah beliau nodong ngajak ke Guntur di minggu depan tepat setelah tripnya Mba Ev. Singkat cerita diputuskan ikut bareng sama Teh Lu saja biar bisa bareng juga dari Bandungnya. Aku pun m…

Diary Pernikahan Bagian 5 - Istikharah Cinta

Gambar
Istikharah cinta
dalam hening sujud mengalun sebening-bening doa
menyisir semua rasa
pada jiwa yang tengah bertanya

Istikharah cinta
mengalir menitik mengaksara
menjadi bait-bait tanda
yang hadir menyelimuti jiwa
teduh syahdu tak bergoyah





"Setiap kita punya hati, dan di dalamnya nurani kita terus bergelatar menyuarakan  pesan Ilahi. Permasalahanya kemudian adalah bisa tidaknya pesan nurani  itu bergerak keluar menembus dinding hati lalu terdengar. Sering kali ia hanya berbisik. Tak jelas, atau bahkan terbungkam. Itu karena karat-karat dosa menjerujinya.  Kemudian, setiap suara hati hanya mampu menggetarkan jeruji-jeruji itu.  Hingga seringkali kita mengira suatu bisikan sebagai suara hati, padahal itu adalah geretak jeruji dosa dan palang-palang nafsu. Nurani yang berbisik, menyakiti hawa nafsu yang mengungkungnya. Lalu hawa nafsu itu berteriak nyaring. Dan dialah yang kita dengar."
-Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A. Fillah-


Jawaban itu masih menggantung. Ya atau tidak? Sekarang atau …

Diary Pernikahan Bagian 4 - Pria yang Datang ke Rumah

Gambar
Jika jodoh adalah bagian dari rizqi, boleh jadi berlaku pula kaidah yang sama. Sosok itu telah tertulis namanya. Tiada tertukar, dan tiada salah tanggal. Tetapi rasa kebersamaan, akan ditentukan oleh bagaimana adab dalam mengambilnya. Bagi mereka yang menjaga kesucian, terkaruniakanlah lapis-lapis keberkahan. Bagi mereka yang mencemarinya dengan hal-hal mendekati zina, ada kenikmatan yang kan hilang meski pintu taubat masih dibuka lapang-lapang. Sebab amat berbeda, yang dihulurkan penuh keridhaan, dibanding yang dilemparkan penuh kemurkaan."
-Lapis-Lapis Keberkahan, Salim A. Fillah-


Alhamdulillah di 131 hari pernikahan, selesai juga bagian 4...Ini kelanjutan dari kisah sebelumnya. Silakan yang belum baca dibuka dulu biar ngga loncat-loncat:

Diary Pernikahan Bagian 1
Diary Pernikahan Bagian 2
Diary Pernikahan Bagian 3
***
Pria itu mulai berjalan mendekat ke dalam rumah. Satu-satunya pria, yang tahu berapa usiaku saat itu, yang juga tahu bahwa aku belum lama memasuki bangku perkuliahan da…

Diary Pernikahan Bagian 3: Tamu Tak Diundang

Gambar
Pernikahan bukan tentang siapa cepat. Pernikahan bukan tentang siapa hebat.
Pernikahan tentang seberapa taat. Pernikahan menghalau maksiat.
Ikhtiar itu perlu bukan untuk pernikahan semata.
Berbenah diri untuk kehidupan di kemudian hari.
Begitu rangkumanku tentang pernikahan dari keluarga, sahabat, gurunda.  Adakalanya dalam masa-masa sebelum menjejaki gaung akad, kehadiran orang lain begitu berarti. Ketika lena melupakan segalanya, niat yang terbangung kokoh bisa saja runtuh dengan jentikan kelingking nan mungil. Bukan hanya akad saja, tapi dalam setiap langkah. Oleh karenanya dianjurkan untuk memperhatikan dengan siapa kita berteman.

Dengan adanya orang yang mampu mengingatkan kita. Niat yang bengkok diluruskan kembali. Tapi tak jarang lirih godaan datang. Berbuat baik untuk dilihat orang lain. Saat ada dia, ya bisa jadi. Tiba-tiba ingin berbuat sesuatu yang menimbulkan peralihan perhatiannya. Atau mungkin saat ada teman, saudara, bahkan orang tak dikenal berharap apa yang kita kerjakan b…